PENTINGNYA
URGENSI PENDIDIKAN PANCASILA
Pancasila merupakan di kenal sebagai salah satu jati diri suatu
bangsa Indonesia. sebagai
falsafah, ideologi, dan alat pemersatu bangsa Indonesia. Pancasila merupakan
pandangan hidup, dasar negara, dan pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk.
Mengapa begitu besar pengaruh Pancasila terhadap bangsa dan negara Indonesia?
Kondisi ini dapat terjadi karena perjalanan sejarah dan kompleksitas keberadaan
bangsa Indonesia seperti keragaman suku, agama, bahasa daerah, pulau, adat
istiadat, kebiasaan budaya, serta warna kulit jauh berbeda satu sama lain
tetapi mutlak harus dipersatukan. Begitu
banyak permasalahan yang sedang bangsa kita hadapi, mulai dari yang sepeles
amapi ke persoalan yang vital. Salah satunya adalah masalah pendidikan dan
substansi dalam pendidikan tersebut. Sudah jelas bagi kita bahwa pendidikan
yang murah masih sulit didapatkan bagi masyarakat yang dalam
taraf kesejahteraan yang masih “sulit”. Yang kedua adalah materi
pendidikan yang belum memenuhi kebutuhan dunia global. Selain belum sesuai
dengan kebutuhan globalisasi juga belum siap menghadapi globalisasi.
Pancasila
berarti memahami makna Pancasila dan posisinya. Artinya dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara bahwa Pancasila mempunyai fungsi dan peranan
tersendiri. Sudah jelas bahwa Pancasila adalah dasar negara, namun disamping
itu Pancasila mempunyai fungsi sebagai pandangan hidup bangsa. Artinya bahwa
pandangan hidup sebuah bangsa lahir dari kristalisasi nilai-nilai yang dimiliki
bangsa itu sendiri, yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad untuk
mewujudkannya. Pandangan hidup merupakan masalah yang sangat asasi karena di
dalamnya merupakan perwujudan dari watak dan cita-cita moral yang sudah sejak
lama tumbuh dan berkembangg dalam kehidupan bangsa(Indonesia). Sehingga
dikatakan bahwa Pancasila sebagai Pandangan hidup bangsa Indonesia karena
merupakan bentuk konkrit dari nilai-nilai yang sudah turun-temurun dari nenek
moyang dan kepribadian bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai dasar
Negara disahkan dalam pembukaan UUD 1945 yang berrati kedudukan pancasila
yuridis-konstitusional yaitu bahwa Pancasila sebagai aturan dan norma tertinggi
yang harus dan memaksa semua yang ada dalam wilayah kekuasaan hukum negara RI
mematuhinya, mengembangkan dan melestarikannya.
Pendidikan Secara Umum
Dalam
membahas tentang bagaimana pentingnya pendidikan bagi manusia maka urgensi
pendidikan ditinjau dari beberapa aspek, sebagaimana yang terdapat dalam buku
Dasar-Dasar Pendidikan yang dikarang oleh Madyo Ekosusilo dan R.B.
Kasihadi yaitu ditinjau dari aspek paedagogis, manusia dipandang sebagai
makhluk “homo education” (makhluk yang harus dididik). Karena itu menurut aspek
ini, pendidikan berfungsi untuk “memanusiakan manusia” . Artinya pendidikan merupakan
salah satu hal yang membedakan antara manusia dengan hewan, manusia dapat
dididik sedangkan pada hewan tidak dapat dididik melainkan hanya dapat di
latih.
Pendidikan
kewarganegaraan itu sendiri merupakan suatu mata pelajaran yang wajib dalam
menjajaki dunia pendidikan, tidak hanya pendidikan dalam tingkat dasar saja,
melainkan mata pelajaran yang digunakan dalam jenjang pendidikan tingkat smp
dan sma juga. Tidak sampai disini saja, walaupun sudah tamatan sma, terkadang
mata pelajaran tersebut berada di sekitar kita dan pasti menjadi kebutuhan
setiap manusia. Saat di perguruan
tinggi, akan mendapatkan mata pelajaran tersebut.
PANCASILA DALAM
KONTEKS SEJARAH
Sejarah Pancasila Sebelum Masa Kemerdekaan.
Tanggal 1 Juni 1945 disebut sebagai tanggal
lahirnya Pancasila dari pidato Ir.Soekarno di hadapan para anggota Badan
Penyelidik Usaha-usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Lima
dasar/sila yang beliau ajukan beliau namakan sebagai filosofische
grondslag.Pancasila yang disahkan oleh
PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 merupakan dasar flsafat Negara Republik
Indnesia.
Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah
Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan
Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,
dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.
Pancasila telah dikenal pada saat
kerajaan-kerajaan di Indonesia masih Berjaya yaitu zaman kerajaan majapahit,
kerajaan sriwijaya dan kerajaan kutai.Lahirnya pancasila tidak semudah
memutarbalikan tangan pancasila lahir dari banyaknya perjuangan-perjuangan
pahlawan, pancasila sudah ada sebelum indonesia merdeka, Lembaga atau badan
yang berperan pada saat penyusunan pancasila yaitu BPUPKI dan PPKI.
1. Masa kerajaan
Munculnya kerajaan-kerajan pada
abad ke VII di Indonesia telah memberikan banyak andil terhadap nilai-nilai
Pancasila seperti nilai sosial politik dalam bentuk kerajaan, dan nilai
Ketuhanan dalambentuk kenduri, sedekah paa brahmana. Kerajaan Sriwijaya
mengembangkan bidang pendidikan terbukti dengan didirikannya semacam
universitas agama Budha yang sangat terkenal di Asia. Pada masa kejayaan
kerajaan Majapahit , hidup dan berkembang dua agama yaitu Hindu dan Budha. Pada
masa itu pula hidup Mpu Prapanca dan Mpu Tantular yang pada kitab karangan
mereka ditemukan istilah ‘’Pancasila’’ dan ‘’Bhineka Tunggal Ika’’
Keberadaan Candi Borobudur
sebagai wujud keberadaan masyarakat Buddha serta Candi Prambanan milik
masyarakat Hindu. Nilai-nilai Pancasila yang terdapat saat itu ialah
nilai religius, nilai toleransi beragama, kekeluargaan dan musyawarah.
2. Pada masa
penjajahan
Pada masa penjajahan tercatat bahwa Belanda
berusa dengan keras untuk memperkuat dan mengintensifkan kekuasaannya di
seluruh Indonesia. Melihat hal tersebut munculah perlawanan yang masih bersifat
kedaerahan. Seperti di Maluku (1817), Imam Bonjol (1821-1837), Pangeran
Diponegoro dan mash banyak lagi lainnya.
Setelah Majapahit runtuh, mulailah bermunculan
kerajaan-kerajan islam. Pada saat itu juga berdatangan bangsa-bangsa asing
seperti Portugis dan Spanyol untuk mencari rempah-rempah. Untuk menghindarkan
persaingan, Belanda mendirikan suatu perserikatan dagang yang diberi nama VOC.
Seiring berjalannya waktu, VOC mulai melakukan paksaan-paksaan sehingga rakyat
dari berbagai daerah melakukan perlawanan.
Dorongan akan cinta tanah air menimbulkan
semangat untuk melawan penindasan belanda, Namun sekali lagi karena tidak
adanya kesatuan dan persatuan di antara merekadalam melawan penjajah, maka
perlawanan tersebut senantiasa kandas dan menimbulkan banyak korban.
3. Masa
Kebangkitan Nasional
Atas kesadaran bangsa Indonesia maka
berdirilah Budi Utomo dipelopori oleh Dr. Wahidin
Sudirohusodo pada tanggal 20 Mei 1908. Gerakan ini mrupakan gerakan awal
gerakan kemerdekaan dan kekuatan sendiri. Lalu mulailah bermunculan Indische
Partij dan sebagainya.
Sejak saat itu perjuangan nasional Indonesia mempunyai tujuan yang
jelas yaitu Indonesia merdeka.
Perjuangan diteruskan dengan adanya gerakan Sumpah Pemuda pada
tanggal 28 Oktober 1928 yang menyatakan satu bahasa, satu bangsa serta satu
tanah air yaitu Indonesia Raya.
4. Masa Penjajahan Jepang
Pada tahun 1943-1944 tentara Jepang mulai
mengalami kekalahan. Dalam keadaan demikian jepang berusaha mengambil hati
bangsa-bangsa yang dijajahnya antara lain Indonesia dengan menjanjikan
kemerdekaan. Pada tanggal 29 April 1945 dibentuk Badan Penyelidik Usaha
Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Coesakai.
Diketuai oleh Dr. Rajiman Wedyodiningrat dengan anggota 62 orang.
Tugas BPUPKI adalah mempelajari hal-hal yang diperlukan untuk menyelenggarakan suatu negara yang merdeka.
Diketuai oleh Dr. Rajiman Wedyodiningrat dengan anggota 62 orang.
Tugas BPUPKI adalah mempelajari hal-hal yang diperlukan untuk menyelenggarakan suatu negara yang merdeka.
KONSEP KETUHANAN
DALAM FILM PK
Film
PK ini memiliki alur cerita tentang ketuhanan yang
terungkap secara satir begitu menggugah dari sisi manusia yang sudah terbiasa
dengan dogma agama yang kadang begitu sektoral. Sisi humanis yang ditonjolkan
dalam cerita ini begitu menggelitik sehingga masyarakat India sendiri menyukai
film tersebut. Tidak heran jika PK dinyatakan sebagai film terlaris sepanjang tahun
2014. Aamir Khan sebagai PK kembali menunjukkan kelasnya sebagai aktor
Bollywood yang tidak hanya mengandalkan tampang dan nyanyian, setelah sukses
dengan karakterisasi Rancho di 3 Idiots, Aamir Khan berimprovisasi sebagai
alien bernama PK yang menjungkirbalikkan dogma keagamaan. Anushka Sharma yang
baru kali ini bermain dengan Aamir Khan diberikan kesempatan memberikan
kemampuan mengimbangi aktor senior ini dan nampak bahwa Anushka cukup nyaman
mengimbangi Aamir Khan. Sushant Singh Rajput yang sebelumnya lebih banyak di
dunia layar kaca masih berusaha untuk memberikan kemampuan aktingnya. Masih
cukup panjang jalan bagi Sushant dalam dunia perfilman Hindi. Yang cukup
kontroversial adalah munculnya Sanjay Dutt sebagai pemeran pendamping di PK,
dimana ia sedang dalam masa persidangan dengan tuduhan terorisme yang terkait
keterlibatannya dengan pemboman di Mumbai (Bombay) pada tahun 1993. Film
yang sebenarnya bertema ringan ini dibuat 'berat' oleh Rajkumar Hirani, namun
dibuat satir yang nyleneh sehingga kembali menjadi begitu ringan dan dapat
diterima oleh berbagai kalangan. Film yang cukup bagus untuk sebuah renungan
tentang universalitas suatu keagamaan yang kadang dipahami secara sepihak.
Namun intinya film ini menceritakan setiap manusia memiliki kepercayaan
terhadap tuhannya masing – masing. Dan mengenai tentang konsep ketuhanan
menurut pemikiran manusia adalah yang di dasarkan atas hasil pemikiran baik
melalui pengalaman lahirah, seuatu yang di pentingkan (dianggap penting) oleh
manusia.
film PK dimulai dengan kedatangan
alien dengan pesawat luar angkasanya ke bumi. Para alien itu datang dengan
tujuan ingin mempelajari kehidupan di bumi, dan untuk itu mereka menugaskan
satu di antara mereka untuk tinggal sementara. Alien yang ditugaskan tersebut dibekali
dengan remote control yang bentuknya seperti kalung, yang berguna untuk
memanggil pesawat luar angkasa ketika tugasnya telah selesai. Sayangnya baru
beberapa saat sampai di bumi, remote control berbentuk kalung tersebut dicuri
karena dikira sebagai perhiasan berharga. Sang Alien yang remote
controlnya dicuri panik karena tanpa benda itu dia tidak bisa pulang kembali ke
planetnya. Maka dia pun melakukan perjalanan untuk mendapatkan kembali remote
control tersebut.
Dalam perjalanan mencari remote
control, Sang Alien mempelajari banyak hal tentang kehidupan di bumi. Mulai
dari pakaian, cara bertransaksi dengan uang, dll hingga akhirnya dia ditabrak
oleh seseorang, dan berkat orang yang menabraknya itu dia tahu bahwa remote
control yang telah dicuri tersebut kemungkinan bisa ditemukan di Delhi, dan dia
pun berangkat kesana. Sayangnya, begitu sampai di Delhi, dia sadar
bahwa kota itu terlalu besar dan padat untuk mencari sebuah remote control
seukuran kalung itu. Sang Alien sadar bahwa kemampuannya terlalu terbatas
untuk menghadapi situasi yang sedang dia alami, dan dia pun kemudian menjadi
frustasi.
Dalam kondisi itu Sang Alien
kemudian mencoba bertanya pada orang-orang di Delhi tentang bagaimana cara dia
bisa mendapatkan remote control tersebut. Anehnya, setiap dia bertanya,
orang-orang selalu memberi jawaban yang sama “Hanya tuhan
yang bisa membantu mu menemukannya”.
Tuhan? Siapa Tuhan? Tampaknya
sosok ini benar-benar hebat hingga dipercaya oleh banyak orang. Sang Alien pun
kemudian menaruh harapan besar pada sosok yang bernama tuhan tersebut. Perasaan
yang sebelumnya berupa frustasi kemudian bisa reda karena ada harapan baru, dan
ia semangat hidupnya pun muncul dan tercurahkan dalam usaha pencarian tuhan.
REVIEW PANCASILA
SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA
Sebagai
suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia, Pancasila pada hakikatnya bukan
hanya merupakan suatu hasil renungan dan pemikiran seseorang atau sekelompok
orang, sebagaimana ideologi-ideologi lain di dunia, namun Pancasila diangkat
dari nilai-nilai adat-istiadat, kebudayaan, serta nilai religius yang terdapat
dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara, dengan
kata lain, unsur-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain
diangkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sendiri.
Unsur-unsur
Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri negara,
sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan
negara Indonesia. Dengan demikian, Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara
Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa, dan bukannya
mengangkat atau mengambil ideologi dari bangsa lain. Selain itu, Pancasila juga
bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja, yang hanya
memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu, melainkan Pancasila
berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada
hakikatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komprehensif.
Dan sebagai
suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia, Pancasila diangkat dari nilai-nilai
adat-istiadat, nilai-nilai kebudayaan, serta nilai religius yang terdapat dalam
pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk Negara. Unsur-unsur
Pancasila tersebut, kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri negara,
sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan
negara Indonesia. Pancasila pada hakikatnya untuk seluruh lapisan, serta
unsur-unsur bangsa secara komprehensif, ciri khas yang dimiliki oleh Pancasila,
kesesuaian dengan bangsa Indonesia.
Pancasila
berkedudukan sebagai ideologi nasional Indonesia, yang dilaksanakan secara
konsisten dalam kehidupan bernegara. Fungsi Pancasila sebagai ideologi Negara
adalah Memperkokoh persatuan bangsa, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang
majemuk, mengarahkan bangsa Indonesia menuju tujuannya dan menggerakkan serta
membimbing bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan, memelihara dan
mengembangkan identitas bangsa sebagai dorongan dalam pembentukan karakter
bangsa berdasarkan Pancasila, menjadi standar nilai dalam melakukan kritik,
mengenai keadaan bangsa dan Negara.
Review Pancasila Sebagai Dasar Negara
Pancasila
merupakan dasar Negara Indonesia yang di buat dengan melihat kebiasaan daripada
masyarakat Indonesia itu sendiri. Karena itu, seharusnya masyarakat Indonesia
dapat mengamalkan Pancasila dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kemajuan
teknologi yang semakin canggih serta mudahnya mengakses informasi belakangan
ini seharusnya dapat memacu masyarakat Indonesia untuk dapat lebih mencintai
negaranya dan mengamalkan apa yang ada dalam Pancasila.
Pada kenyataannya,
masih banyak masyarakat yang justru tidak dapat mengamalkan Pancasila dalam
kehidupannya sehari-hari. Bahkan kadang keadaannya sangat memprihatinkan.
Seperti rendahnya kualitas pendidikan di daerah-daerah terpencil, politik uang,
banyaknya pelanggaran ham, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, penulis
membuat makalah dengan isi tentang penjelasan Pancasila sebagai dasar Negara
Indonesia ini.
Pancasila sebagai dasar Negara merupakan sumber dari segala
sumber hukum Indonesia. Pancasila merupakan sebagai asas kerokhanian dalam
UUD 1945 di jelma dalam 4 pokok pikiran
yaitu meliputi :
1. Suasana kebatian dari UUD 1945
2. Mewujudkan cita
– cita hukum bagi hukum dasar Negara ( baik hukum dasar tertulis maupun tidak
tertulis )
3. Mengandung norma
yang mengharuskan UUD yang mewajibkan pemerintah dll, penyelenggara nega ra
pemegang teguh cita – cita moral rakyat yang luhur, bunyinya segabai betikut
“Negara berdasarkan atas ketuhanan yang maha esa, menurut dasar kemanusiaan
yang adil dan beradab”
4. Merupakan sumber
semangat dengan perkembangan zaman dan dinamika masyarakat dengan masyarakat
yang bersumber pada asas kerohanian Negara, sebagai pandangan hidup
bangsa, maka dinamika masyakat, dan
Negara akan tetap, diliputi dan di arahkan atas kerohanian Negara.

