Selasa, 03 April 2018

PENTINGNYA URGENSI PENDIDIKAN PANCASILA , PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH , KONSEP KETUHANAN DALAM FILM PK , PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA , PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA


PENTINGNYA URGENSI PENDIDIKAN PANCASILA
Pancasila merupakan di kenal sebagai salah satu jati diri suatu bangsa Indonesia. sebagai falsafah, ideologi, dan alat pemersatu bangsa Indonesia. Pancasila merupakan pandangan hidup, dasar negara, dan pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk. Mengapa begitu besar pengaruh Pancasila terhadap bangsa dan negara Indonesia? Kondisi ini dapat terjadi karena perjalanan sejarah dan kompleksitas keberadaan bangsa Indonesia seperti keragaman suku, agama, bahasa daerah, pulau, adat istiadat, kebiasaan budaya, serta warna kulit jauh berbeda satu sama lain tetapi mutlak harus dipersatukan. Begitu banyak permasalahan yang sedang bangsa kita hadapi, mulai dari yang sepeles amapi ke persoalan yang vital. Salah satunya adalah masalah pendidikan dan substansi dalam pendidikan tersebut. Sudah jelas bagi kita bahwa pendidikan yang murah masih sulit didapatkan bagi masyarakat yang dalam taraf kesejahteraan yang masih “sulit”. Yang kedua adalah materi pendidikan yang belum memenuhi kebutuhan dunia global. Selain belum sesuai dengan kebutuhan globalisasi juga belum siap menghadapi globalisasi.
Pancasila berarti memahami makna Pancasila dan posisinya. Artinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bahwa Pancasila mempunyai fungsi dan peranan tersendiri. Sudah jelas bahwa Pancasila adalah dasar negara, namun disamping itu Pancasila mempunyai fungsi sebagai pandangan hidup bangsa. Artinya bahwa pandangan hidup sebuah bangsa lahir dari kristalisasi nilai-nilai yang dimiliki bangsa itu sendiri, yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad untuk mewujudkannya. Pandangan hidup merupakan masalah yang sangat asasi karena di dalamnya merupakan perwujudan dari watak dan cita-cita moral yang sudah sejak lama tumbuh dan berkembangg dalam kehidupan bangsa(Indonesia). Sehingga dikatakan bahwa Pancasila sebagai Pandangan hidup bangsa Indonesia karena merupakan bentuk konkrit dari nilai-nilai yang sudah turun-temurun dari nenek moyang dan kepribadian bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai dasar Negara disahkan dalam pembukaan UUD 1945 yang berrati kedudukan pancasila yuridis-konstitusional yaitu bahwa Pancasila sebagai aturan dan norma tertinggi yang harus dan memaksa semua yang ada dalam wilayah kekuasaan hukum negara RI mematuhinya, mengembangkan dan melestarikannya.


Pendidikan Secara Umum
Dalam membahas tentang bagaimana pentingnya pendidikan bagi manusia maka urgensi pendidikan ditinjau dari beberapa aspek, sebagaimana yang terdapat dalam buku Dasar-Dasar Pendidikan  yang dikarang oleh Madyo Ekosusilo dan R.B. Kasihadi yaitu ditinjau dari aspek paedagogis, manusia dipandang sebagai makhluk “homo education” (makhluk yang harus dididik). Karena itu menurut aspek ini, pendidikan berfungsi untuk “memanusiakan manusia” . Artinya pendidikan merupakan salah satu hal yang membedakan antara manusia dengan hewan, manusia dapat dididik sedangkan pada hewan tidak dapat dididik melainkan hanya dapat di latih.
Pendidikan kewarganegaraan itu sendiri merupakan suatu mata pelajaran yang wajib dalam menjajaki dunia pendidikan, tidak hanya pendidikan dalam tingkat dasar saja, melainkan mata pelajaran yang digunakan dalam jenjang pendidikan tingkat smp dan sma juga. Tidak sampai disini saja, walaupun sudah tamatan sma, terkadang mata pelajaran tersebut berada di sekitar kita dan pasti menjadi kebutuhan setiap manusia. Saat di perguruan tinggi, akan mendapatkan mata pelajaran tersebut.





PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH 
   Sejarah Pancasila Sebelum Masa Kemerdekaan.

Tanggal 1 Juni 1945 disebut sebagai tanggal lahirnya Pancasila dari pidato Ir.Soekarno di hadapan para anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Lima dasar/sila yang beliau ajukan beliau namakan sebagai filosofische grondslag.Pancasila yang disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 merupakan dasar flsafat Negara Republik Indnesia.
Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.
  Pancasila telah dikenal pada saat kerajaan-kerajaan di Indonesia masih Berjaya yaitu zaman kerajaan majapahit, kerajaan sriwijaya dan kerajaan kutai.Lahirnya pancasila tidak semudah memutarbalikan tangan pancasila lahir dari banyaknya perjuangan-perjuangan pahlawan, pancasila sudah ada sebelum indonesia merdeka, Lembaga atau badan yang berperan pada saat penyusunan pancasila yaitu BPUPKI dan PPKI.


1.       Masa kerajaan
 Munculnya kerajaan-kerajan pada abad ke VII di Indonesia telah memberikan banyak andil terhadap nilai-nilai Pancasila seperti  nilai sosial politik dalam bentuk kerajaan, dan nilai Ketuhanan dalambentuk kenduri, sedekah paa brahmana. Kerajaan Sriwijaya mengembangkan bidang pendidikan terbukti dengan didirikannya semacam universitas agama Budha yang sangat terkenal di Asia. Pada masa kejayaan kerajaan Majapahit , hidup dan berkembang dua agama yaitu Hindu dan Budha. Pada masa itu pula hidup Mpu Prapanca dan Mpu Tantular yang pada kitab karangan mereka ditemukan istilah ‘’Pancasila’’ dan ‘’Bhineka Tunggal Ika’’
 Keberadaan Candi Borobudur sebagai wujud keberadaan masyarakat Buddha serta Candi Prambanan milik masyarakat Hindu. Nilai-nilai  Pancasila yang terdapat saat itu ialah nilai religius, nilai toleransi beragama, kekeluargaan dan musyawarah.
2.      Pada masa penjajahan
Pada masa penjajahan tercatat bahwa Belanda berusa dengan keras untuk memperkuat dan mengintensifkan kekuasaannya di seluruh Indonesia. Melihat hal tersebut munculah perlawanan yang masih bersifat kedaerahan. Seperti di Maluku (1817), Imam Bonjol (1821-1837), Pangeran Diponegoro dan mash banyak  lagi lainnya.
Setelah Majapahit runtuh, mulailah bermunculan kerajaan-kerajan islam. Pada saat itu juga berdatangan bangsa-bangsa asing seperti Portugis dan Spanyol untuk mencari rempah-rempah. Untuk menghindarkan persaingan, Belanda mendirikan suatu perserikatan dagang yang diberi nama VOC. Seiring berjalannya waktu, VOC mulai melakukan paksaan-paksaan sehingga rakyat dari berbagai daerah melakukan perlawanan.
Dorongan akan cinta tanah air menimbulkan semangat untuk melawan penindasan belanda, Namun sekali lagi karena tidak adanya kesatuan dan persatuan di antara merekadalam melawan penjajah, maka perlawanan tersebut senantiasa kandas dan menimbulkan banyak korban.
3.      Masa Kebangkitan Nasional
Atas kesadaran bangsa Indonesia maka berdirilah Budi Utomo dipelopori oleh     Dr. Wahidin Sudirohusodo pada tanggal 20 Mei 1908. Gerakan ini mrupakan gerakan awal gerakan kemerdekaan dan kekuatan sendiri. Lalu mulailah bermunculan Indische Partij dan sebagainya.
Sejak saat itu perjuangan nasional Indonesia mempunyai tujuan yang jelas yaitu Indonesia merdeka.
Perjuangan diteruskan dengan adanya gerakan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 yang menyatakan satu bahasa, satu bangsa serta satu tanah air yaitu Indonesia Raya.
4.       Masa Penjajahan Jepang
Pada tahun 1943-1944 tentara Jepang mulai mengalami kekalahan. Dalam keadaan demikian jepang berusaha mengambil hati bangsa-bangsa yang dijajahnya antara lain Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan. Pada tanggal 29 April 1945 dibentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Coesakai.
Diketuai oleh Dr. Rajiman Wedyodiningrat dengan anggota 62 orang.
Tugas BPUPKI adalah mempelajari hal-hal yang diperlukan untuk menyelenggarakan suatu negara yang merdeka.


KONSEP KETUHANAN DALAM FILM PK
Film PK ini memiliki alur cerita tentang ketuhanan yang terungkap secara satir begitu menggugah dari sisi manusia yang sudah terbiasa dengan dogma agama yang kadang begitu sektoral. Sisi humanis yang ditonjolkan dalam cerita ini begitu menggelitik sehingga masyarakat India sendiri menyukai film tersebut. Tidak heran jika PK dinyatakan sebagai film terlaris sepanjang tahun 2014. Aamir Khan sebagai PK kembali menunjukkan kelasnya sebagai aktor Bollywood yang tidak hanya mengandalkan tampang dan nyanyian, setelah sukses dengan karakterisasi Rancho di 3 Idiots, Aamir Khan berimprovisasi sebagai alien bernama PK yang menjungkirbalikkan dogma keagamaan. Anushka Sharma yang baru kali ini bermain dengan Aamir Khan diberikan kesempatan memberikan kemampuan mengimbangi aktor senior ini dan nampak bahwa Anushka cukup nyaman mengimbangi Aamir Khan. Sushant Singh Rajput yang sebelumnya lebih banyak di dunia layar kaca masih berusaha untuk memberikan kemampuan aktingnya. Masih cukup panjang jalan bagi Sushant dalam dunia perfilman Hindi. Yang cukup kontroversial adalah munculnya Sanjay Dutt sebagai pemeran pendamping di PK, dimana ia sedang dalam masa persidangan dengan tuduhan terorisme yang terkait keterlibatannya dengan pemboman di Mumbai (Bombay)  pada tahun 1993. Film yang sebenarnya bertema ringan ini dibuat 'berat' oleh Rajkumar Hirani, namun dibuat satir yang nyleneh sehingga kembali menjadi begitu ringan dan dapat diterima oleh berbagai kalangan. Film yang cukup bagus untuk sebuah renungan tentang universalitas suatu keagamaan yang kadang dipahami secara sepihak. Namun intinya film ini menceritakan setiap manusia memiliki kepercayaan terhadap tuhannya masing – masing. Dan mengenai tentang konsep ketuhanan menurut pemikiran manusia adalah yang di dasarkan atas hasil pemikiran baik melalui pengalaman lahirah, seuatu yang di pentingkan (dianggap penting) oleh manusia.

film PK dimulai dengan kedatangan alien dengan pesawat luar angkasanya ke bumi. Para alien itu datang dengan tujuan ingin mempelajari kehidupan di bumi, dan untuk itu mereka menugaskan satu di antara mereka untuk tinggal sementara. Alien yang ditugaskan tersebut dibekali dengan remote control yang bentuknya seperti kalung, yang berguna untuk memanggil pesawat luar angkasa ketika tugasnya telah selesai. Sayangnya baru beberapa saat sampai di bumi, remote control berbentuk kalung tersebut dicuri karena dikira sebagai perhiasan berharga. Sang Alien yang remote controlnya dicuri panik karena tanpa benda itu dia tidak bisa pulang kembali ke planetnya. Maka dia pun melakukan perjalanan untuk mendapatkan kembali remote control tersebut.
Dalam perjalanan mencari remote control, Sang Alien mempelajari banyak hal tentang kehidupan di bumi. Mulai dari pakaian, cara bertransaksi dengan uang, dll hingga akhirnya dia ditabrak oleh seseorang, dan berkat orang yang menabraknya itu dia tahu bahwa remote control yang telah dicuri tersebut kemungkinan bisa ditemukan di Delhi, dan dia pun berangkat kesana. Sayangnya, begitu sampai di Delhi,  dia sadar bahwa kota itu terlalu besar dan padat untuk mencari sebuah remote control seukuran kalung itu. Sang Alien sadar bahwa kemampuannya terlalu terbatas untuk menghadapi situasi yang sedang dia alami, dan dia pun kemudian menjadi frustasi.
Dalam kondisi itu Sang Alien kemudian mencoba bertanya pada orang-orang di Delhi tentang bagaimana cara dia bisa mendapatkan remote control tersebut. Anehnya, setiap dia bertanya, orang-orang selalu memberi jawaban yang sama “Hanya tuhan yang bisa membantu mu menemukannya”.

Tuhan? Siapa Tuhan? Tampaknya sosok ini benar-benar hebat hingga dipercaya oleh banyak orang. Sang Alien pun kemudian menaruh harapan besar pada sosok yang bernama tuhan tersebut. Perasaan yang sebelumnya berupa frustasi kemudian bisa reda karena ada harapan baru, dan ia semangat hidupnya pun muncul dan tercurahkan dalam usaha pencarian tuhan.





REVIEW PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA

Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia, Pancasila pada hakikatnya bukan hanya merupakan suatu hasil renungan dan pemikiran seseorang atau sekelompok orang, sebagaimana ideologi-ideologi lain di dunia, namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat-istiadat, kebudayaan, serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara, dengan kata lain, unsur-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sendiri.
          Unsur-unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri negara, sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan negara Indonesia. Dengan demikian, Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa, dan bukannya mengangkat atau mengambil ideologi dari bangsa lain. Selain itu, Pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja, yang hanya memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu, melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada hakikatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komprehensif. 


Dan sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia, Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat-istiadat, nilai-nilai kebudayaan, serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk Negara. Unsur-unsur Pancasila tersebut, kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri negara, sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan negara Indonesia. Pancasila pada hakikatnya untuk seluruh lapisan, serta unsur-unsur bangsa secara komprehensif, ciri khas yang dimiliki oleh Pancasila, kesesuaian dengan bangsa Indonesia.
        Pancasila berkedudukan sebagai ideologi nasional Indonesia, yang dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara. Fungsi Pancasila sebagai ideologi Negara adalah Memperkokoh persatuan bangsa, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, mengarahkan bangsa Indonesia menuju tujuannya dan menggerakkan serta membimbing bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan, memelihara dan mengembangkan identitas bangsa sebagai dorongan dalam pembentukan karakter bangsa berdasarkan Pancasila, menjadi standar nilai dalam melakukan kritik, mengenai keadaan bangsa dan Negara.




Review Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pancasila merupakan dasar Negara Indonesia yang di buat dengan melihat kebiasaan daripada masyarakat Indonesia itu sendiri. Karena itu, seharusnya masyarakat Indonesia dapat mengamalkan Pancasila dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kemajuan teknologi yang semakin canggih serta mudahnya mengakses informasi belakangan ini seharusnya dapat memacu masyarakat Indonesia untuk dapat lebih mencintai negaranya dan mengamalkan apa yang ada dalam Pancasila.
Pada kenyataannya, masih banyak masyarakat yang justru tidak dapat mengamalkan Pancasila dalam kehidupannya sehari-hari. Bahkan kadang keadaannya sangat memprihatinkan. Seperti rendahnya kualitas pendidikan di daerah-daerah terpencil, politik uang, banyaknya pelanggaran ham, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, penulis membuat makalah dengan isi tentang penjelasan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia ini.
Pancasila sebagai dasar Negara merupakan sumber dari segala sumber hukum Indonesia. Pancasila merupakan sebagai asas kerokhanian dalam UUD  1945 di jelma dalam 4 pokok pikiran yaitu meliputi :
1.     Suasana  kebatian dari UUD 1945
2.     Mewujudkan cita – cita hukum bagi hukum dasar Negara ( baik hukum dasar tertulis maupun tidak tertulis )
3.     Mengandung norma yang mengharuskan UUD yang mewajibkan pemerintah dll, penyelenggara nega ra pemegang teguh cita – cita moral rakyat yang luhur, bunyinya segabai betikut “Negara berdasarkan atas ketuhanan yang maha esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan  beradab”

4.     Merupakan sumber semangat dengan perkembangan zaman dan dinamika masyarakat dengan masyarakat yang bersumber pada asas kerohanian Negara, sebagai pandangan hidup bangsa,  maka dinamika masyakat, dan Negara akan tetap, diliputi dan di arahkan atas kerohanian Negara. 

0 komentar:

Posting Komentar